SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri Aceh kini punya Kurikulum Pelajaran Kejuangan Aceh.
Hal itu disosialisasikan sekaligus direview oleh para pakar atau pegiat sejarah Aceh dalam Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Diskusi Puslatbang KHAN LAN Aceh, Kamis (29/12/2022).
FGD bertajuk Menarik Benang Merah Nilai Kejuangan dan Keteladanan dalam Sejarah Aceh untuk Membentuk Karakter Generasi Imamul Muttaqin ini dihadiri oleh perwakilan dari Museum Aceh, Pedir Museum dan Perwakilan Masyarakat Pecinta Sejarah Aceh (MAPESA).
Ketua Yayasan Nurul Fikri Aceh Darussalam, Rahmat Syehani MPd dalam sambutannya menyampaikan, Aceh memiliki kekayaan sejarah yang bisa diambil nilai kejuangannya.
"Harapannya pelajaran sejarah tidak hanya mempelajari informasi sejarah namun bisa menjadi identitas," ungkap Rahmat.
Sementara Pj Wali Kota Banda Aceh yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Iskandar MSi menyampaikan, pemerintah beserta stakeholder sangat mendukung kegiatan ini.
"Pemerintah sangat mendukung kegiatan ini bagian dari pelestarian sejarah bagi generasi ke depan," kata Iskandar.
"Apresiasi kepada Nurul Fikri Aceh karena telah menginisiasi pengembangan kurikulum sejarah ini," pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Kadisdikbud Banda Aceh, Kadisdikbud Aceh Besar dan Anggota DPRK Banda Aceh sekaligus Keturunan Raja Aceh, Tuanku Muhammad.
Sumber: Serambinews.com